Senin, 26 Agustus 2013

MATERI BHS JAWA KELAS IV SMTR ITHN 2013/2014

N0
MENDENGARKAN
BERBICARA
MEMBACA
MENULIS
1
Mendengarkan cerita wayang Pandawa Lima
Menceritakan gambar

Melantunkan tembang dolanan
Membaca cerita wayang

Membaca cerita rakyat

Membaca huruf jawa nglegena

Membaca huruf jawa menggunakan sandangan
1.       Menulis huruf jawa nglegena.
2.       Menulis huruf jawa menggunakan sandangan.
3.       Menulis tembung rangkep/ saroja.
4.       Tembung lingga / andhahan.
5.       Menyebutkan arane wewangunan, kewan, goodhong, kembang, pentil.
6.       Ngudal ukara

Mendengarkan :
MENGENAL  KELUARGA PENDAWA DAN KORAWA
Prabu Pandhu dewanata  adalah raja di Ngastina pura, dia mempunyai kelainan fiisik yaitu  kepalanya tengeng. Ia mempunyai kakak  yang juga cacat fisik yakni  Destrarasta  yang tidak bisa melihat.
Pandhu mempunyai dua isteri yaitu  : Dewi kunthi dan Dewi Madrim. Destrarasta mempunyai seorang isteri yaitu Dewi Gendari. Dewi kunthi berputra tiga . Namanya secara berurutan dari yang tertua : Yudistira, Bima, Arjuna sedang Dewi Madrim  berputra kembar  yakni Pingsen dan Tangsen.Sedangkan Dewi Madrim mempunyai anak 100, terdiri dari 99 laki-laki dan 1 perempuan.
Anaknya Pandhu disebut Pendhawa lima, sementara anaknya Destrarastra   disebut korawa satus.
Ketika isteri Pandu melahirkan anak yang ajaib adalah bayi Bimo, bayi itu lahir terbungkus ari-arinya sendiri sehingga disebut bayi wungkus ( seperti bola). Segala upaya dokter dikerahkan untuk mengoperasi jabang bayi tersebut namun tasatupun berhasil. Bahkan seluruh alat yang dipakai untuk mengupayakan terwujudnya bayi malah hiang lenyap menyatu dengan badan bayi. Sehingga Bimo semakin sakti mandrguna.
Untuk dapat  menyempurnakan badan Bimo maka keluarga pendawa membuang bayi Bima ke tempat yang bernama kuburan Gandamayit. Di hutan itulah bayi Bima bertemu dengan gajah yang bernama Sena, maka oleh Sena bayi tersebut diinjak dan pecahlah ari-ari pembungkus tersebut.
Sehingga  nama Bima juga sering disebut  Sena  atau Bratasena.

BERBICARA
Menceritakan gambar  artinya,
Kita mendiskripsikan sebuah gambar kemudian kita menulis sebuah serita sesuai dengan wujud, bentuk dan keberadaan gambar tersebut
Misalnya :
MEMBACA
BACALAH  CERITA WAYANG DI BAWAH INI
PRABU PANDU
Pandu (Sanskerta: पाण्डु; dieja Pāṇḍu) adalah nama salah satu tokoh dalam wiracarita Mahabharata, ayah dari para Pandawa. Pandu merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, yaitu Dretarasta yang sebenarnya merupakan pewaris dari Kerajaan Kuru dengan pusat pemerintahan di Hastinapura, tetapi karena buta maka tahta diserahkan kepada Pandu dan Widura, yang tidak memiliki ilmu kesaktian apapun tetapi memiliki ilmu kebijaksanaan yang luar biasa terutama bidang ketatanegaraan.
Pandu memiliki dua orang istri, yaitu Kunti dan Madri. Sebenarnya Pandu Dewanata tidak bisa mempunyai anak karena dikutuk oleh seorang resi, karena pada saat resi tersebut menyamar menjadi kijang untuk bercinta, Pandu memanah hingga resi itu tewas. Kedua istri Pandu Dewanata mengandung dengan cara meminta kepada Dewa. Pandu Dewanata akhirnya tewas karena kutukan yang ditimpa kepadanya, dan Madri menyusul suaminya dengan membakar dirinya.

BACALAH  CERIITA RAKYAT DI BAWAH INI
TERJADINYYA  RAWA PENING
Sebagai jelmaan siluman naga, Jaka Pening berusaha menjadi orang terkuat di padepokan ilmu bela diri tempatnya belajar. Pada sat kesempatan, muncul seorang pengusaha yang datang kesana untuk mencari kepala keamanan pabrik.

Sayangnya meski sangat berambisi dan begitu ingin supaya jabatan itu menjadi miliknya, Jaka Pening ternyata tidak dipilih oleh sang pengusaha dengan alasan tidak pantas. Hal itu tidak lain karena sikap pria itu yang keras dan suka berkelahi.

Kekecewaan membuat Jaka Pening melampiaskannya pada sang guru, yang karena murka akhirnya mengutuk pria itu menjadi pisau dapur. Namun setelah berubah, pisau dapur itu malah menancapkan diri di dada sang guru hingga tewas.

Sebelum ajal menjemput, sang guru menitipkan pisau ke Ki Wonoboyo. Meminjamkan pisau tersebut ke seorang gadis cantik bernama Sari, pantangan yang dilanggar membuat Sari hamil. Karena merasa ikut bertanggungjawab, Ki Wonoboyo memutuskan untuk menikahi gadis itu.

Saat melahirkan, Sari terkejut saat mendapati bayinya tidak berwujud manusia melainkan seekor naga. Untungnya setelah darah yang berlumur di sekitar bayi naga dibersihkan, sosoknya berubah menjadi bayi manusia yang gagah. Akhirnya bayi itu diberi nama Lanang.

Tumbuh sehat, Lanang tidak menyukai masa kanak-kanaknya yang tidak memiliki teman. Untungnya ada Ki Jaran Tirto yang memperkenalkannya dengan Sekar, sehingga Lanang kembali jadi anak yang ceria dan penuh semangat.

Setelah dewasa, hubungan Lanang dan Sekar tidak disetujui oleh Sondong kakak sang gadis. Bahkan, dengan tega Sondong membuka sosok Lanang sebagai siluman naga sehingga hubungannya dengan Sekar berakhir.

Atas perintah sang ibu, naga raksasa jelmaan Lanang pergi ke Kali Progo untuk mencari Ki Wonoboyo sang ayah. Bisa ditebak, Lanang akhirnya tahu tentang asal-usulnya termasuk soal sang ayah yang dikutuk menjadi pisau dapur.

Dalam keadaan marah, Lanang mencabut lidi yang semula ditancapkannya ke tanah. Dari dalam tanah, langsung keluar air yang membuat sekitarnya menjadi rawa, yang oleh penduduk sekitar dikenal sebagai Rawa Pening.
1.       TULISAN JAWA NGLEGENA ( Tanpa sandhangan )
a
ha
n
na
c
ca
r
ra
k
ka
f
da
t
ta
s
sa
w
wa
l
la
p
pa
d
dha
j
jA
y
YA
       v
     NYA
m
MA
g
GA
b
BA
q
THA
z
NGA




2.       Sandhangan :
Kelengkapan huruf jawa yang dipakai untuk menulis supaya huruf jawa nglegena dapat berbunyi sesuai dengan bunyi vocal maupun konsonanya.

a.       Sandhangan swara:
Sandhangan penulisan  huruf jawa yang merupakan perwujudkan huruf hidup ( a,u,e,0)
1
Suku = u
u
2
Wulu = i
……i
3
Pepet = e bunder
……e
4
Taling = e mewek
[……
5
Taling tarung= o
[……o

b.      Sandangan wiyanjana
N0
nama
lambang
wujud
1
Cakra
……..r BUKAN LAYAR
          ]
2
K eret
……..Kre
     ……
          }

c.       Sandangan panyigeg
no
Nama
Lambang
Wujud
1
Pangkon
…mati di akhir suku
……..\
2
wignyan
..mateni  h
……..h

3.       Tembung Lingga: G
Tembung lingga adalah  : Kata   yang belum  berubah.
Perubahan kata disebabkan oleh adanya penambahan imbuhan.
Imbuhan  di depan   :  Ater – ater 
Ater- ater jumlahnya ada 6 namun untuk kelas IV hanya salah satu yang akan di bahas yaitu : Ater- ater  dak; ko ; di
Dak  = pengganti orang pertama. 
             Dak    +  pangan   =  dakpangan     = aku makan
             Dak    +  sowek     = daksowek        = aku sobek.
Imbuhan di tengah  :  Selelan 
Seselan di tengah   ada   :   In, um, l,  dan r
                Misal                     :  tugel   +  in       = tinugel                              sebar   +  um   =  Sumebar
                                                   Sigar   +  in       = sinigar                                teka     +  um   =  tumeka

                                                  Kelip  +  r            = kerelip                              Siwer  +    l     =   Sliwer
                                                 
Imbuhan di belakang  :  Penambang
Penambang  banyak juga macamnya, antar lain :
a.       Ku,mu,e
Sepatuku,sepatumu,sepatune
b.      An
Pangan  = panganan
c.       I
Suwek  + I   =  suweki
Gawa    + I   =  suweki
d.      A,ana,na,en
Jupuk    :  Jupuka   ;  jupukana ; jupukna; jupuken

4.       Tembung andahan:
Tembung  kang wis owah amarga oleh ater-ater ;  seselan;  penambang
Conto:
no
Tembung lingga
Kata dasar
Tembung andahan
Kata perubahan
ketrangan
1
tulis
tulisan
Tulis  +  an
2
laku
mlaku
M       +  laku
3
sapu
nyapu
An   +  sapu
4
pangan
Dak pangan
Dak   +  pangan

5.       Tembung rangkep:
Tembung rangkep termasah salah satu tembung andhan dalam  bahasa indobesia artinya kata ulang. ( Kata yang ditulis berulang biasanya dua kali )
Conto  :  mlaku – mlaku
Macam – macam tembung rangkep:
a.       Tembung rangkep   dwilingga ( kata ulang utuh )
1.       Mlaku-mlaku                                     4. Adik-adik
2.       Ibu – ibu                                              5. Simbah - simbah
3.       Bapak-bapak
b.      Tembung rangkep  dwilingga salin swara ( kata ulang berubah bunyi)
1.       Bola-bali
2.       Wira-wiri
3.       Gonta - ganti
c.       Tembung dwilingga semu
1.       Arem – arem   ( jenenge panganan )
2.       Andheng – andheng   (  tahi lalat )
3.       Ondhe – onde
4.       Undur - undur

6.       Tembung saroja:
Yaitu  dua kata yang hampir sama artinya
Conto  :
1.        Ayem tentrem
2.       Arum wangi
3.       Jabang bayi
4.       Malang megung
7.       Arane wewangunan :
Weweangunan adalah  bangunan – bangunan  yang  sengaja dibuat oleh manusia untuk  keperluan sesuatu .
Macam – macam  wewangunan :
a.       Candi
b.      Kerajaan
c.       Monument
d.      Bandara
e.      Greja
f.        Mesjid
g.       Wihara
h.      klenteng
8.       Arane papan:
N0
Jenenge papan
Tegese
1
Pagupon
Omah   dara
2
Krangkeng
Omah kewan galak  ( macan )
3
Padaringan
Wadah beras
4
Susuh
Omah manuk
5
Tala
Omah tawon
6
Celengan
Papan nyelengi duit
7
Bangsal
Papan kanggo pesta  ( aula )
8
Jun
Wadah banyu   ( klenthing untuk ambil air dari sumber )
9
Esong
Omah / rong kewan landak
0
bong
Kuburan  cina

9.       Arane kewan:
Kewan  = binatang,
Anak – anak diharapka dapat mengerti nama anak – anak dari  beberapa jenis hewan tersebut.
no
Nama hewan
Nama anak
no
Nama hewan
Nama anak
1
Sapi
Ped     het
7
Cecak
Sawiyah
2
Wedhus
Cem   pe
8
Tekek
Celolo
3
Kucing
Ce   meng
9
Tikus
Cindil
4
Segawon/ asu
Ki  rik
0
Jaran
Belo
5
Ayam
Kut  huk
1
Gajah
Ble dug
6
bebek
Me  ri
2
babi
gembluk

10.   Arane kembang:
no
Nama tumbuhan
Nama  kembang
no
Nama tumbuhan
Nama kembang
1
Pisang
Tuntut
7
Jengkol
Kecuis
2
Duren
Dlongop
8
mlinjo
Uceng
3
Sukun
Ontel
9
Lombok
Menik
4
Jambu
Karuk
0
Nangka
Angkup
5
jagung
Sinuwun
1
Salak
Ke the  ker
6
pete
pendul
2
kacang
besengut

11.   Arane Penthil / Nama bebijian
  1. Pentil asem : cempaluk
  2. Pentil duren : belem
  3. Pentil jagung : janten
  4. Pentil jambe : bleber
  5. Pentil jambu : karuk
  6. Pentil kacang : besengut
  7. Pentil krambil : bluluk, cengkir, degan
  8. Pentil kweni, pakel : gendheyo
  9. Pentil Lombok : cangar Pentil manggis : blibar
  10. Pentil nangka : babal, gori
  11. Pentil pelem : pencit
  12. Pentil pete : pendul
  13. Pentil randhu : plencing
  14. Pentil semangka : plonco
  15. Pentil so / mlinjo : krot


12.                     Arane woh / Nama buah
  1. Woh aren : Kolang – kaling
  2. Woh bengkowang : Besusu
  3. Woh cengkeh : Polong
  4. Woh dhadhap : blendhung
  5. Woh gebang : kranding
  6. Woh gembili : katak
  7. Woh jambe : jebung
  8. Woh jati : janggleng
  9. Woh kanthil : gandhek
  10. Woh kelor : klenthang
  11. Woh kesambi : kecacil
  12. Woh kluwek : pocung
  13. Woh pandhan eri : Pandhaga
  14. Woh so : Mlinjo
  15. Woh tal : siwalan
  16. Woh turi : Klenthang
  17. Woh uwi : katak
  18. Woh widara putih : anyang
13.                     Arane isi / Nama biji buah
  1. Isi asem : klungsu
  2. Isi cipir : botor
  3. Isi duren : pongge
  4. Isi jambe : jebug
  5. Isi jambu : jebug
  6. Isi jati : janggleng
  7. Isi kapas : wuku
  8. Isi kates : trempos
  9. Isi kesambi : kecacil
  10. Isi kluwek : pocung
  11. Isi kluwih : bethem
  12. Isi krambil : kenthos
  13. Isi mlinjo : klathak
  14. Isi nangka : beton
  15. Isi pelem : pelok
  16. Isi randu : klentheng
  17. Isi salak : kenthos
  18. Isi sawo : kecik
  19. Isi semangka : kuwaci


14.   Basa Krama
Basa krama inggil (krama halus) -->
Perangane Awak (anggota badan) :
1. Mata : Soco/paningal
2. Irung : grana
3. Bathuk : palarapan
4. Lambe : lathi
5. Sirah : mustaka
6. Pipi : pangarasan
7. Kuping : talingan
8. Rambut : rikma
9. Tangan : asta
10. Sikil : suku/samparan


1 komentar:

  1. Sands Casino & Hotel | Las Vegas, NV
    Located in kadangpintar Las septcasino Vegas Strip, Sands Casino & Hotel is a 제왕 카지노 luxury hotel and casino located in Las Vegas, Nevada. The resort features over 3,000 rooms and suites,

    BalasHapus